gue.jpg

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

INSTAL OS

INSTAL OS DI SATU HARDISK

Langkah-langkah:
1. Setting Bios agar Komputer membaca CD-Rom
2. Kemudian Masukan CD-Rom dan hidupkan
3. Restart Komputer
4. Pilih Booting awal ke cd rom
5. Setelah proses booting selesai kemudian ada tulisan “Press any key to boot from cd” Misal , Tekan Enter
6. Kemudian Keluar Tampilan boot Screen
7. Muncul Windows setup
8. Tekan Enter
9. Tunggu Hingga muncul windows xp license
10. lalu tekan F8 jika setuju
11. Tunggu hingga muncul windows xp professional
12. Pilih di partisi c lalu tekan enter
13. Pilih Leave the current file system (no change) tekan enter
14. Lalu pilih use a different folder, pres ESC muncul windows xp professional
15. ganti nama windows menjadi nama lain, misal WINxp atau WIN2008 lalu tekan enter
16. tunggu sampai setup selesai

Presentasi Hasil Produktif :

Dari hasil praktek tadi dapat disimpulkan:
Syarat-syarat menginstal 2 OS di 1 Personal Computer:

1. Harddisk haruslah dipartisi menjadi 2 drive (link :cara mempartisi harddisk), yaitu drive c: dan drive d: dan volume kedua drive haruslah sesuai dengan ketentuan space minimum harddisk untuk installasi full (contohnya untuk windows xp space harddisk haruslah diatas 1 gb).
2. masing-masing windows harus di install pada drive yang berbeda (tidak boleh sama) Atau sama tapi pilih Leave the current file system (no change) tekan enter lalu pilih use a different foleder press esc lalu ganti nama windowsnya
3. Misal 2 Os yang akan di install berikut ini :

A. Menginstall windows 98se (pada drive c:)

1) Masukkan Cd Master Windows 98se yang bootable (dapat digunakan sebagai booting ke DOS dan melakukan setup otomatis)

2) Masuklah ke BIOS Setup (biasanya dengan menekan tombol “del” ketika pc restart)
3) Settinglah untuk 1St (first) boot-nya cd-rom drive anda.
4) Simpan settingan bios lalu exit dan restart pc, biarkan hingga pc booting dengan media drive cd master windows 98se anda, tekan sembarang tombol keyboard jika tampil pesan “press any key booting from cd…)
5) Pada pilihan drive installasi windows pilihlah drive C: selanjutnya ikuti proses installasi hingga selesai.
6) Pastikan windows 98se telah sukses di install
B. Menginstall windows xp (pada drive d:)

1. Ikuti point 1-3 (dengan cd master windows Xp)
2. .Pada pilihan drive installasi windows pilihlah drive D: selanjutnya ikuti proses installasi hingga selesai.
3. Pastikan windows XP telah sukses di install.
Ketika 2 windows telah selesai diinstall akan muncul 2 baris text atau pilihan windows versi mana yang akan anda jalankan (welcome screen) dan pilihannya dibedakan dengan tanda highlight/blok terang pada saat PC booting atau ketika pc baru anda nyalakan.

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

MENGINSTAL WINDOWS XP

CARA INSTAL WINDOWS XP2

Sebelum menginstall, siapkan partisi yang kosong terlebih dahulu. Jika windows yang satu sudah di install ada di drive C:, maka bisa menggunakan drive lainnya, misalnya drive D: atau drive yang lainnya. Pastikan data-data sudah diamankan terlebih dulu.

Karena Windows XP kedua tidak akan digunakan untuk banyak aplikasi/program, maka ukuran Drive juga tidak perlu terlalu besar, mungkin sekitar 5 GB saja sudah cukup. Atau itu juga terserah kebutuhan kita saja.

Proses Installasi seperti install windows biasa, yaitu :

  1. Set Booting pertama kali BIOS di CDROM
  2. Masukkan CD master windows XP dan restart komputer
  3. begitu muncul menu “Press any key to boot from CD”, tekan sembarang tombol
  4. Tunggu proses Setup me-load file-file yang diperlukan, selanjutnya akan tampil pilihan Install, dan tekan ENTER (To set up Windows XP now, press ENTER)
  5. Akan tampil License Agreement, tekan F8
  6. Ketika muncul tampilan berikut, pilih ESC
  7. Maka akan ditampilkan pilihan Drive yang ada di hardisk. Pilih drive yang akan di install Windows XP kedua ini. Lalu tekan Enter.
  8. Selanjutnya ikuti proses Installasi sampai selesai, yang memerlukan waktu sekitar 30 menit atau lebih.

BOOT.INI

Setelah selesai, maka ketika booting akan ditampilkan dua pilihan Windows, seperti berikut ( awalnya akan ditampilkan 2 pilihan yang sama, misalnya “Microsoft Windows XP Home Edition”):

Agar lebih mudah dan tidak membingungkan, maka kita bisa mengganti nama pilihan tersebut dengan mengedit file boot.ini yang (biasanya) ada di drive C: ( file ini beratribut Hidden System, jadi munculkan file Hidde  system terlebih dulu )

Buka file boot.ini dengan notepad atau text editr lainnya, akan terlihat baris seperti berikut:


[boot loader]
timeout=10
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS
[operating systems]
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(7)\WINDOWS="Microsoft Windows XP Lite" /noexecute=optin /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS="Microsoft Windows XP Home Edition" /noexecute=optin /fastdetect

Pilihan yang muncul ketika booting adalah apa yang tertera dalam tanda petik diatas. Jadi berdasarkan kode tersebut, di tampilan booting akan ada 2 pilihan seperti diatas.

Jika dipilih “Microsoft Windows XP Lite”, maka windows yang akan aktif adalah yang di install di Partition(7) dan juga sebaliknya. Nilai timeout=10 berarti jika selama 10 detik kita tidak memilih maka otomatis komputer akan booting dengan pilihan yang ada di nilai default. Masing-masing bisa diubah dan disesuaikan.

Peringatan : Pastikan hanya mengubah text yang ada didalam tanda petik saja, nilai timeout dan nilai default. Jangan mengubah nilai lainnya jika tidak tahu apa maksudnya. Kemudian, text “multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(7)\WINDOWS=”Microsoft Windows XP Lite” /noexecute=optin /fastdetect” dan baris bawahnya harus ada dalam satu baris. Karena jika terjadi kesalahan bisa berakibat windows tidak bisa booting. Dan sebelum mengubah, pastikan dibuat copy file boot.ini agar jika terjadi kesalahan bisa dikembalikan ke keadaan semula.

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

SETTING BIOS

PENGERTIAN

BIOS adalah Basic Input Output System.Dalam komputer X86, BIOS merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan instalasi (penyalaan) serta pengujian terdapat perangkat keras ( dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST) membuat dan menjalankan Operating System, mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer(tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer) membantu sistem operasi dasar dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Rutinne Service.

Cara Mengakses BIOS

Metode untuk mengakses BIOS akan tergantung pada produsen motherboard dan BIOS penjaja mereka telah dipilih.   Proses sebenarnya untuk sampai ke BIOS identik, hanya kunci yang diperlukan untuk ditekan akan bervariasi. . Penting untuk memiliki buku panduan pengguna untuk motherboard berguna perubahan setiap kali akan dilakukan untuk BIOS.

Langkah pertama adalah untuk mencari kunci apa yang harus ditekan untuk masuk ke BIOS.. Beberapa kunci yang umum digunakan untuk mengakses BIOS yang F1, F2 dan tombol Del.  Umumnya motherboard akan posting informasi ini saat komputer menyala pertama, tapi yang terbaik adalah mencarinya sebelum tangan. Selanjutnya, kekuasaan pada sistem komputer dan tekan tombol untuk masuk BIOS setelah bunyi bip untuk POST bersih isyarat. Aku akan sering tekan tombol beberapa kali untuk memastikan terdaftar. Jika prosedur telah dilakukan dengan benar, layar BIOS harus ditampilkan daripada layar boot yang khas.

MENGUBAH PENGATURAN BIOS KOMPUTER

Langkah-langkah:

  1. Bila PC Anda memulai, tekan tombol Setup. Kuncinya Namun, berbeda dengan setiap mesin. Harus dinyatakan di layar yang kuncinya adalah tombol setup.
  2. Setelah Anda memasukkan komputer BIOS, gunakan tombol panah dan tombol tab untuk bergerak di antara elemen.Tekan enter untuk memilih item untuk berubah.
  3. Carilah ‘Simpan dan Keluar’ item sekali Anda telah menerapkan pengaturan.  Jika Anda tidak dapat menemukannya, cobalah menekan ESC dan melihat jika itu akan meminta anda untuk menyimpan.
Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Sistem Perakitan Dan Cara Menginstal Komputer

Persiapan Merakit:

1. Persiapkan tools yang dibutuhkan seperti obeng ( – ) dan ( + ),tang potong,kabel ties, baut dan lain-lain.

2. Gunakan sandal atau sepatu karet dan gelang anti statie.

CARA MERAKIT KOMPUTER

1. Menyiapkan Casing

Bukalah kedua penutup samping casing dengan melepas keempat baut yang berada dibelakang casing. Simpanlah kedua penutup samping di tempat aman.

2. Memasang Processor

* Buka plastik penutup pada Mainboard yang menutupi socket processor.

* Buka besi penutup dan tuas pengait dengan cara menekannya kemudian    menarik  tangkai soket keatas.

*Masukkan processor ke dalam soket dengan menjaga keadaan tangkai soket dan besi penutup ketika memasukkan processor.

*Ketika memasukkan processor harus memperhatikan orientasi yang benar, ada petunjuk khusus pada processor dan soket.

* Dorong ke bawah CPU dan kmbalikan tangkai soket ke posisi semula.

* Letakkan Heatsink di atas CPU dan pasang pengikatnya dengan benar.

* Pasang kabel power untuk kipas ke Mainboard. Letak soketnya biasanya ada di sebelah processor /cari saja yang bertuliskan CPU FAN.

3. Memasang Memori

1.  Buka kancing socket

2.  Periksa figure cetakan RAM

3.  Masukkan modul DDR, SDRAM, ke DIMM slot

4.  Kunci / tekan kembali kancing.

4. Memasang Mainboard

Pasang plat penutup belakang sebagai tempat munculnya I/O port ( Ps2, USB, COM, Soundcard). Ambil Mainboard & letakkan ke dalam casing. Posisikan dengan mengepaskan lubang baut di alas. Lalu pasang baut-baut Mainboard.

5. Memasang Hardisk

Hardisk yang dipakai adalah jenis SATA. Ambil kabel yang berwarna merah. Pasang ujung yang satu pada mainboard sesuai dengan kedudukannya. Pasang Hardisk sesuai dengan tempatnya, kemudian kencangkan baut. Pasang ujung kabel yang satunya di Hardisk.

6. Memasang Kabel Data

Pemasangan kabel data cukup mudah. Agar pemasangan pas, bagian yang tidak berlubang dari ujung kabel data harus dipaskan ke bagian port yang tidak ada painnya. Cara lain yang lebih sederhana yaitu dengan melihat penanda warna pada kabel. Bagian yang berwarna merahharus ditempatkan dekat dengan soket power untuk hardisk lalu pasang ujung satunya pada soket IDE pada mainboard yang berwarna biru.

7. Memasang CDROM

Untuk menginstal Cdrom ,langkah pertama adalah membuka kotak tempat Cdrom, kemudian masukkan Cdrom dari depan. Pasang baut sesuai dengan tempatnya agar Cdrom tidak goyah.

8. Memasang Konektor Untuk Panel

1.  Pasang dengan teliti konector untuk panel depan casing

2.  Posisi pin/ kaki conector tergantung pada mainboard ( biasanya sudah tersedia namanya tertulis disekitar mainboard) .

9. Merapikan Kabel

Agar konektor tidak mengenai kipas & terlihat rapi, maka konektor tersebut harus dirapikan, cara merapikan konektor tersebut dengan mengikat menggunakan klem. Kelebihan klem dipotong menggunakan tang potong , untuk menghidupkan kipas tambahan, pasang konektor powernya dengan konektor power dari kotak (power supply).

10. Memasang Power Supply

Hubungkan konektor kabel power yang berasal dari PSU ke port power yang berada di mainboard. Port power biasanya berwarna putih dengan jumlah pin sebanyak 12 buah. Biasanya letak port power berdampingan dengan soket floppy. Model mainboard modern seluruhnya telah menggunakan konektor ATX yang diberi pengait, sehingga pemasangan konektor power tidak mungkin terbalik.

CARA MENGINSTAL KOMPUTER

1. Windows xpCara

2. Collection Installationstalln

3. Installattion type: upgrade (recommended)

4. Lalu next

5. Accept this agreement

6. Lalu next

  1. tulis kode :

7QVT6-T27738-WRKJB-YKRFQ-XVK98

  1. pilih next

  2. pilih :show me hadware issues and a limited set of software issues (recomended)

  3. lalu next

  4. pilih no,skip exiting install windows (recomended)

  5. Next

  6. lalu tunngu (loading)

  7. ok

  8. ok

  9. helpprotect my PC by turing on outomotic

  10. ketik your name

  11. next

  12. finish

*

Categories: Uncategorized | 1 Komentar

MENGENAL SISTEM KOMPUTER

Untuk mengoperasikan komputer diperlukan 3 unsur yang tidak dapat dipisahkan antara yang satu dengan yang lainnya ,yaitu : Hardware (Perangkat keras) , Software (Perangkat lunak) , dan Brainware (Pengguna/ manusia). Sistem operasi adalah program komputer yang digunakan untuk mengorganisasi pengguna perangkat komputer.Sistem ini akan digunakan sebagai perangkat dasar yang digunakan untuk menjalankan komputer , sejak komputer mulai dihidupkan hingga siap mati kembali . Contoh sistem operasi itu antara lain : OS/2 , DOS , SunSOFT , Sistem 6.x /7.x , Next STEP , Window NT, Unix , Linux , Window XP, dll. Adapun beberapa macam komputer: Server, PC Dekstop, Macintosh power PC, Mac book, Note book, UMPC,PDA Pocket PC, PDA palm OS.

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Categories: Uncategorized | 1 Komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.